

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-116">
 <titleInfo>
  <title>Implementasi kurikulum fisika bernuansa afektif-nilai (antara harapan dan kenyataan)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Alkarhami, Suud Karim</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher> Jurnal Pendidikan dan kebudayaan (Balitbang. Depdiknas)</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: p. 157-168</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kecenderungan memberi muatan nilai pada mata pelajaran dengan domain moral seperti pendidikan Agama serta Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan(PPKN)  akhir-akhir ini memang sedang digalakkan. Bahkan The International of Education (IBE) sebagai salah satu devisi pada Unesco sudah merekomendasikan ke negara-negara peserta untuk melakukan beberapa penyensuaian materi pendidikan kearah materi bernuansa efektif sebagai upaya menyiapkan lulusan yang adptif sehingga mampu menghadapi tantangan abad 21. Rekomendasi IBE ini terdiri dari empat pilar materi pendidikan yang perlu diprioritaskan di sekolah yaitu  learning to know  learning to do  learning to be  dan learning to live together. Setelah di telusuri elaborasinya secara cermat  ternyata ke empat pilar ini banyak menyentuh domain afektif  sikap dan nilai  khususnya pada pilar ke empat. Ikhwal kurikulum 1994 khususnya mata pelajaran kelompok Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)  termasuk fisika  pada dasarnya sudah bermuatan nilai. Barangkali  Implementasinya yang masih menimbulkan permasalahan di lapangan. Hambatan implementaasi ini di duga karena aspek input instrtumental (kecuali input kurikulum) belum optimal menyediakanpeluang yang berorientasi pada pembentukan nilai siakap dan nilai positif. Buktinya meskipun pembiasaan sikap jujur sebagai pengenjawantahan Scienitif attitude perlu di kembangkan  pesan garis-garis besar program pengajaran (GBPP) Fisika Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) kurikulum 1994 ini ternyata belum optimal didukung materi buku paket.</note>
 <subject authority="">
  <topic>FISIKA - KURIKULUM &#13;</topic>
 </subject>
 <classification>370.7 JUR</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-116</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2007-01-11 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2007-01-11 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>