

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-124">
 <titleInfo>
  <title>Upaya meningkatkan mutu pendidikan melalui kurikulum 1994</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Chamidi, Safrudin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher> Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: p. 90-104</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kesadaran perlunya peningkatan mutu pendidikan telah lama berkembang di tanah air namun demikian kesadaran tersebut baru menjadi kenyataan ketika reformasi dibidang politik  hukum  dan ekonomi bergulir pada bulan Mei 1998. Peran kurikulum dalam pelaksanaan pendidikan demikian penting dan strategis karena kurikulum mengarahkan semua kegiatan pendidikan  menunjukkan kepada kita apa yang seharusnya diajarkan kepada anak  menerangkan bagaimana pendidikan seharusnya dilakukan  dan menentukan gagal atau suksesnya pelaksaaan pendidikan. Pada masa reformasi ini pemerintah sedang berupaya untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui peningkatan kualitas kurikulum dengan mengadakan revisi terhadap kurikulum 1994. Evaluasi kurikulum adalah suatu tahap yang sangat penting dalam tahap-tahap pengembangan kurikulum. Dengan di persiapkannya tahap ini  diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengembangan kurikulum yang sekaligus akan meningkatkan pula mutu pendidikan. Sebagai salah satu upaya meningkatkan mutu pendidikan  kurikulum yang berlaku secara nasional harus disusun dengan menggunakan multicultural approach mengingat banyaknya latar belakang ragam sosial-budaya peserta didik. </note>
 <subject authority="">
  <topic>PENDIDIKAN - KURIKULUM, 1994</topic>
 </subject>
 <classification>370.7 JUR 22-23</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-124</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2001-09-10 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2001-09-10 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>