Index Artikel

Laku prihatin sebagai teknik bimbingan



Different sociaties must retain their individual character drawing their strenght from their own innate modes of thought and action adopting goals in keeping with these values with perceived needs and with the resources at their disposal (UNESCO 1977 dalam Kim dan Berry 1993). Mengikuti anjuran dari kutipan tersebut masyarakat Jawa memiliki suatu kelebihan yaitu budaya laku prihatin yang merupakan salah satu usaha yang biasa dilakukan untuk mencapai cita-cita dan ternyata efektif. Dengan demikian dari segi bimbingan laku prihatin mengandung makna bantuan yang darinya bisa dikembangkan menjadi teknik bimbingan untuk mencapai suatu cita-cita (tujuan) dan memecahkan masalah psikologis



Informasi Detail

Judul Seri
-
Kode Buku
158.305 BIM 1 1
No Reg
-
Penerbit Bimbingan dan konseling: jurnal teori dan praktek : .,
Deskripsi Fisik
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: p.40-47
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Edisi
No. 1. Vol. 11 Juli-1999
Subjek
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini