

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-133">
 <titleInfo>
  <title>Memanfaatkan institusi di masyarakat untuk pelaksanaaan bimbingan di sekolah</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Widada</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher> Bimbingan dan konseling: jurnal teori dan praktik</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: p. 48-58</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Masalah-masalah yang di hadapi siswa di sekolah kian hari kian meningkat  baik kuantitas maupun kualitasnya seiring dengan perkembangan kehidupan Karena itu kebutuhan akan layanan bimbingan di sekolah juga semakin diperlukan dan juga ragam layanan dan kegiatan bimbingan yang dibutuhkan oleh siswa juga semakin meningkat pula. Dengan adanya keterbatasan-keterbatasan yang dimiliki oleh sekolah baik yang menyangkut jumlah personal  kemampuan pesonal serta  sarana dan prasarana untuk kepentingan bimbingan  maka sekolah perlu memanfaatkan instansi-instansi dan perorangan yang ada di masyarakat untuk kepentingan bimbingan sekolah. Ia dapat dimanfaatkan untuk kepentingan memahami secara mendalam terhadap permasalahan siswa (kepentingan diagnostik)  mendapatkan pemecahan yang tepat terhadap masalah siswa (kepentingan kuratif)  maupun untuk kepentingan penambahan informasi bagi pengembangan diri siswa. Sekolah tidak perlu memaksakan diri untuk menangani masalah siswa apabila masalah siswa memang sudah bukan lagi menjadi kewengan dan keahlian para petugas bimbingan di sekolah. Demikian juga untuk pengembangan kemampuan dan pengetahuan siswa sekolah bisa memanfaatkan fasilitas yang ada dalam masyarakat.</note>
 <subject authority="">
  <topic>BIMBINGAN DAN PENYULUHAN</topic>
 </subject>
 <classification>158.305 BIM 1 1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-133</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2001-09-17 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2001-09-17 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>