

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-210">
 <titleInfo>
  <title>Kurikulum persekolahan di negara Brunei Darussalam</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Subijanto</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher> Jurnal pendidikan dan kebudayaan</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: p. 123-129</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Model kurikulum persekolahan di Negara Brunei Darussalam merupakan model yang berorientasi pada mata pelajaran (subject content). Jumlah mata pelajaran yang diajarkan pada setiap jenjang pendidikan mulai dari pra-sekolah sampai dengan sekolah menengah berkisar antara 7 sampai 9 mata pelajaran. Sedangkan mata pelajaran di pre-university sebanyak 12 mata pelajaran. Pada akhir-akhir ini  pengembangan kurikulum sekolah kejuruan telah dikembangkan materi pembelajaran yang mengacu pada standart kompetensi (competency based) suatu pekerjaan yang relevan dengan tuntutan dunia usaha/industri. Hasil pengembangan dimaksud saat ini sedang diimplementasikan di Sekolah kejuruan yang pemantauannya dilakukan bersama-sama oleh sekolah dengan dunia usaha/industri. Suatu hal menarik adalah bahwa bahasa Inggris telah diajarkan semenjak TK sampai dengan sekolah rendah bawah (lower primary) kelas 1 sampai dengan 3. Sedangkan penggunaan dwibahasa (bilingual langauage) dimulai sejak sekolah rendah atas (kelas 4 sampai dengan 6 sampai dengan sekolah menengah atas (upper secondary). Namun demikian  beberapa mata pelajaran harus disampaikan dengan menggunakan Bahasa Melayu seperti pendidikan agama islam  seni dan kerajinan serta Malay Islam Berjaya (MIB). Sebaliknya pengajaran Matematika  Sejarah  Sains  Geografi  disampaikan dengan menggunakan bahasa Inggris.</note>
 <subject authority="">
  <topic>PENDIDIKAN - KURIKULUM - BRUNEI DARUSSALAM</topic>
 </subject>
 <classification>370.7 JUR 18-20</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-210</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2001-09-25 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2001-09-25 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>