

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-218">
 <titleInfo>
  <title>Pengkajian dan pengembangan kurikulum Pendidikan Budi Pekerti</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Harianti, Diah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher> Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: p. 110-119</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Materi pendidikan budi pekerti dapat dikelompokkan dalam empat lingkup kajian yaitu  diri  keluarga  sekolah  masyarakat dan alam. Masing-masing lingkup memiliki nilai-nilai yang harus dikembangkan menjadi kopetensi yang harus dimiliki oleh siswa  dan untuk melakukan penilaian perlu ditetapkan indikator dari masing-masing kompetensi tersebut. Dalam tulisan ini diuraikan rumusan dari kurikulum tersebut yang masih perlu dijabarkan lebih lanjut. Ada dua alternatif yang dapat di usulkan dalam pelaksanaan pendidikan budi pekerti  antara lain  (1) sebagai mata pelajaran tersendiri  sehingga memerlukan jam pelajaran khusus  (2) bagian dari mata pelajaran lain yang memuat mata pelajaran akhlak/moral. Alternatif tersebut tentunya memiliki kelebihan dan kelemahan yang perlu di pertimbangkan. Selain itu terdapat pula pendekatan yang khas seperti  (1) cultural transmision approach  (2) consideration approach  (3) values clarification approach  dan (4) cognitive development approach. Penilaian pendidikan budi pekerti dapat di lakukan melalui pengamatan guru terhadap tingkah laku murid sehari-hari  secara cukup objektif dengan menggunakan indikator yang jelas. </note>
 <subject authority="">
  <topic>PENDIDIKAN - KURIKULUM&#13;WATAK - KURIKULUM&#13;</topic>
 </subject>
 <classification>370.7 JUR</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-218</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2007-01-11 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2007-01-11 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>