

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-238">
 <titleInfo>
  <title>Aplikasi pembelajaran ilmu bibliomatrisk di Perguruan Tinggi</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Margono, tri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher> Cakrawala pendidikan: Majalah ilmiah kependidikan</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: p. 230-237</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Metodologi yang digunakan oleh praktisi dalam kegiatan penganalisaan penelitian dibidang informasi seringkali berbeda  walaupun dalam kenyataannya studi kasuslah yang paling banyak dipakai. Metode ini ternyata memberikan hasil yang berbeda-beda karena sangat dipengaruhi oleh keragaman permasalahan dalam kasus tertentu dan peralatan yang digunakan dalam proses perhitungannya. Upaya untuk mengatasi perbedaan tersebut harus segera ditengahi agar diperoleh aplikasi yang praktis yang dapat mendekati hasil yang diharapkan. Salah satu adalah melalui metode bibliomatriks. Metode ini jarang digunakan oleh para ahli informasi dalam melakukan pekerjaan praktis. Sebenarnya metode tersebut sangat penting dalam penentuan terhadap perencanaan kegiatan penelitian yang akan dilakukan. Selain itu dapat pula dipakai untuk mengembangkan analisis terhadap tajuk-tajuk subyek pada publikasi ilmiah antar cabang ilmu pengetahuan yang telah terbit selama ini. Melalui metode tersebut diharapkan kesulitan yang dihadapi dalam pengelolaan informasi terhadap subyek yang dimaksud khususnya dalam pengembangan sistem klasifikasi informasi  dapat ditetapkan berdasarkan struktur yang tepat dari berbagai disiplin ilmu. Ilmu bibliomatriks dapat mengungkap betapa pentingnya usaha untuk mengorganisasi informasi yang ada dan upaya penggunaannya dalam proses pengidentifikasian dokumen yang dibutuhkan pengguna. Sebab  bibliomatriks di Perguruan Tinggi dapat dikembangkan melalui kegiatan seminar  yaitu berupa penginteprestasian hasil analisis yang dicapai dibandingkan dengan hasil analisis dari metode lain. Kegiatan lain dapat pula dikembangkan melalui sistem online sebagai dasar bagi pengembangan metode itu sendiri.</note>
 <subject authority="">
  <topic>INFORMASI, SISTEM - PENELITIAN</topic>
 </subject>
 <classification>378.0405 CAK 20</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-238</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2001-10-02 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2001-10-02 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>