Detail Cantuman
Pencarian SpesifikIndex Artikel
Kecintaan masyarakat terhadap bahasa Indonesia dalam menciptakan keseimbangan pengaruh di era globalisasi
Berbahasa membuat kita berpikir dan mengatur nalar. Sebenarnya bernalar adalah berpikir kritis itu sendiri. Metafora konseptual Barat adalah contoh yang jelas telah mempengaruhi cara berpikir bangsa Indonesia dan telah terekam dalam istilah-istilah pinjaman yang menjejali khasanah bahasa kita. Kita perlu bekerja keras menghasilkan teori-teori baru konsep-konsep baru ciptaan-ciptaan baru dan peluang-peluang baru agar masyarakat dunia menggunakan temuan-temuan (dan istilah-istilah) dari Indonesia. Bila kita tidak melakukan keseimbangan ini ketimpangan akan semakin dalam seperti yang dikenal sebagai imperialisme bahasa. Mencintai bahasa Indonesia itu minimal berbahasa dengan indah. Berbahasa Indonesia dengan indah perlu dipupuk sejak usia dini melalui sastra anak.
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| Kode Buku |
499.22205 WID
|
| No Reg |
-
|
| Penerbit | Widyaparwa: Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan kesastraan : ., |
| Deskripsi Fisik |
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 139-158
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Edisi |
No. 2. Vol. 32 Desember-2004
|
|---|---|
| Subjek | |
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain