Detail Cantuman
Pencarian SpesifikIndex Artikel
Sikap ke-beragama-an Jawa dalam novel-novel modern Jawa prakemerdekaan
Dapatkah atau mungkinkah keberagamaan seseorang atau masyarakat dilihat melalui karya sastra yang hidup/berkembang dalam masyarakat yang bersangkutan Jawabnya dapat dan mungkin. Sebagai wujud ekspresi simbolik karya-karya sastra modern Jawa ternyata digunakan oleh manusia (orang masyarakat) Jawa untuk mengungkapkan sikap keberagamaan (religius)nya baik secara langsung (otentik) maupun tak langsung (agamis). Dari novel-novel yang dikaji agama dimanfaatkan sebagai acuan tindakan religi tokoh dalam mengarungi hidup dan kehidupannya dan kalau dikaitkan dengan keberadaan masyarakat pendukungnya (Jawa) bagaimanapun hal tersebut mencerminkan pula sikap keberagamaannya. Hukum formal agama yang diacu adalah hukum-hukum agama Islam sedangkan hukum agama lain (non-Islam) hingga kajian ini dilakukan tidak ditemukan.
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| Kode Buku |
499.22205 WID
|
| No Reg |
-
|
| Penerbit | Widyaparwa: Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan : ., |
| Deskripsi Fisik |
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 239-260
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Edisi |
No. 2. Vol. 32 Desember-2004
|
|---|---|
| Subjek | |
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain