Detail Cantuman
Pencarian SpesifikIndex Artikel
Perkembangan pesantren di Jawa Timur (1900-1942)
Perkembangan pesantren di Jawa Timur pada abad XX merupakan fenomena historis dan sosial yang jika dikaji akan dapat memberikan penjelasan terhadap struktur masyarakat dewasa ini. Khususnya berkaitan dengan bentuk perilaku keagamaan dan berbagai aspek yang terkait di dalamnya. Wujud perkembangan pesantren di Jawa Timur pada abad XX adalah perluasan jalinan mata rantai pesantren yang terjadi pada masa sebelumnya. Jalinan mata rantai pesantren tersebut terjadi karena hubungan kekerabatan antara kiai pendiri pesantren hubungan kiai-santri dan hubungan kesejawatan antar santri. Hubungan pesantren dengan lingkungan sekitarnya terutama dengan kekuasaan kolonial cukup adaptif dalam arti tidak bersifat konfrontatif. Munculnya kebangkitan nasional di Indonesia tidak melibatkan pesantren secara langsung keterlibatan pesantren lebih diwakili oleh para kiai secara personal. Setelah NU lahir secara organisatoris pesantren mulai memasuki dunia pergerakan nasional lebih dalam.
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| Kode Buku |
499.22107 BAH
|
| No Reg |
-
|
| Penerbit | Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni dan Pengajarannya : ., |
| Deskripsi Fisik |
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 54-69
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Edisi |
No. 1. Vol. 33 Februari-2005
|
|---|---|
| Subjek | |
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain