Detail Cantuman
Pencarian SpesifikIndex Artikel
Dari desentralisatiewet 1903 ke pemerintah daerah 1965: kesinambungan dan perubahan otonomi daerah di Indonesia
Menurut sejarah desentralisasi atau otonomi daerah berasal dari inovasi sistem pemerintah kolonial karena pemerintahan Hindia Belanda menjadi semakin kompleks. Beberapa aspek pelaksanaan otonomi daerah pasca kemerdekaan merupakan kelanjutan hal yang sama di era kolonial. Meski struktur organisasi pemerintah daerah masih melanjutkan warisan kolonial tetapi substansinya berubah total. Tekanan utama otonomi daerah di tingkat kabupaten atau kota mendorong penyelenggara daerah semakin dekat dengan publiknya. Dalam jangka panjang publik lokal diharapkan mengontrol kinerja pemerintahan daerah dalam rangka good governance.
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| Kode Buku |
370.7 JUR
|
| No Reg |
-
|
| Penerbit | Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan : ., |
| Deskripsi Fisik |
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 591-612
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Edisi |
No. 55. Vol. 11 Juli-2005
|
|---|---|
| Subjek | |
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain