Detail Cantuman
Pencarian SpesifikIndex Artikel
Neo-liberalisme dan budaya konsumen menafikan nilai dalam sistem ekonomi Pancasila
Krisis ideologi ekonomi telah terjadi di Indonesia. Sistem ekonomi neo-liberal yang agenda utamanya adalah pasar bebas akan memperkokoh kekuatan kapitalis terhadap masyarakat konsumen. Kekuatan kapitalis sebagai supra struktur ekonomi yang dalam konsep atau cara pandang postmodernisme harus didekonstruki dengan ideologi ekonomi lokal. Budaya konsumen yang hedonistik sampai sekarang tetap tergantung dan ke depan akan menyerah pada sistem ekonomi neo-liberal. Pada hal Free fight liberalism bertentangan dengan nilai-nilai yang dipakai dan dikembangkan olek sistem ekonomi Pancasila ini berarti menafikan sistem ekonomi Pancasila.
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| Kode Buku |
378.07 JUR
|
| No Reg |
-
|
| Penerbit | Jurnal Dinamika : ., |
| Deskripsi Fisik |
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 79-85
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Edisi |
No. 1. Vol. 6 -2006
|
|---|---|
| Subjek | |
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain