Detail Cantuman
Pencarian SpesifikIndex Artikel
Upaya memangkas biaya tidak resmi di pelabuhan (ekspor dan impor)
Citra pelayanan pelabuhan yang semakin buruk karena tingginya biaya ekspor-impor kini diperparah dengan kinerja pelayanan bongkar muat yang rendah dan praktek birokrasi yang selalu dihubungkan dengan uang. Kinerja bongkar muat dengan sampel Pelabuhan Tanjung Priok merupakan yang terendah di Asia yaitu 18-20 peti kemas per jam. Kondisi amburadul di pelabuhan yang menyebabkan biaya tinggi tidak lepas dari dari aspek SDM dan status kepegawaian mereka. Gejala biaya tinggi yang timbul sebenarnya terjadi sudah cukup lama dan dilakukan oleh semacam jaringan mafia pelabuhan yang didominasi oleh kekuatan lama.
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| Kode Buku |
380.5072 WAR
|
| No Reg |
-
|
| Penerbit | Warta Penelitian Perhubungan : ., |
| Deskripsi Fisik |
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 42-53
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Edisi |
No. 10. Vol. 17 -2005
|
|---|---|
| Subjek | |
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain