Detail Cantuman
Pencarian SpesifikIndex Artikel
Kriteria biofisik dalam penetapan lahan sawah abadi di pulau Jawa
Konversi lahan umumnya terjadi dikawasan pertanian tanaman pangan yang subur sehingga akan mengancam ketahanan dan keamanan pangan nasional. Konversi juga memarjinalkan posisi petani karena jumlah tunakisma (landlessness) meningkat yang selanjutnya dapat mengancam keamanan kehidupan di pedesaan mendorong peningkatan angka kemiskinan serta mendesak penduduk desa le luar desa atau bermigrasi ke kota. Upaya sungguh-sungguh untuk mengendalikan konversi lahan sawah di Jawa merupakan kebutuhan nasional agar ketahanan pangan nasional dapat tetap dipertahankan antara lain dengan penetapan sawah abadi (utama). Kawasan sawah di Jawa yang layak dipertahankan sebagai sawah abadi (utama) mencapai 3 10 juta ha (88 50% dari luas sawah di Jawa).
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| Kode Buku |
630.72 JUR
|
| No Reg |
-
|
| Penerbit | Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian = Indonesia Agrucultural Research and Development Journal : ., |
| Deskripsi Fisik |
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 131-136
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Edisi |
No. 4. Vol. 24 -2005
|
|---|---|
| Subjek | |
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain