Detail Cantuman
Pencarian SpesifikIndex Artikel
Evaluasi penerapan spesifikasi campuran aspal panas berbasis kinerja
Spesifikasi berbasis kinerja di Indonesia mulai dikembangkan tahun 1996 untuk mengantisipasi deformasi plastis yang pada saat itu banyak dialami perkerasan aspal terutama pada ruas-ruas jalan dengan lalu lintas berat seperti di Pantura. Volumetrik campuran yang dicirikan dengan nilai VIM VMA dan VFB sangat memegang peranan penting dalam penerapan spesifikasi baru berbasis kinerja. Dalam The Asphalt Institute MS-22 digambarkan pengaruh VIM lapangan dihubungkan dengan durabilitas campuran. Ketika nilai VIM terlalu tinggi maka campuran akan cenderung mengalami pelepasan butir dan retak sementara jika nilai VIM terlalu rendah maka campuran akan mudah mengalami bleeding dan deformasi plastis. Terjadi penyimpangan gradasi antara rencana dengan gradasi aktual di lapangan. Dalam JMF terlihat gradasi yang dipilih dan memenuhi persyaratan karakteristik campuran. Hal tersebut terjadi karena pemilihan metode pencampuran yang dipakai kurang tepat sehingga gradasi pada JMF tidak mempertimbangkan gradasi aktual tiap fraksi pada stock pile.
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| Kode Buku |
624.068 JUR
|
| No Reg |
-
|
| Penerbit | Jurnal Teknik Sipil : ., |
| Deskripsi Fisik |
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 17-25
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Edisi |
No. 1. Vol. 9 Januari-2002
|
|---|---|
| Subjek | |
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain