Index Artikel

Identifikasi strain jamur kudis, Sphaceloma batas di sentra produksi ubijalar di Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur dan Bali



Penyakit kudis yang disebabkan oleh jamur Sphaceloma batatas merupakan salah satu kendala dalam upaya meningkatkan produksi ubijalar. Penelitian untuk mengidentifikasi strain jamur tersebut di sentra produksi ubijalar di Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur dan Bali dilakukan pada tahun 1998. Identifikasi jamur didasarkan atas perbedaan patogenisitas jamur pada lima varietas/klon ubijalar pembeda (differential host) dengan inokulasi buatan menggunakan suspensi spora dengan kepadatan 4 5 10/ml di laboratorium. Hasil penelitihan diperoleh 10 isolat jamur dari daerah Malang Jombegede Gunung Kawi Karang Ploso Pakisaji Di Yogyakarta Magelang Karanganyar dan Mengwi. Berdasarkan uji patogenisitas pada varietas/klon pembeda MIS 146-1 MIS 142-3 MIS 12659-3 Perambanan dan Borobudur diperoleh 9 strain jamur yaitu Sphaceloma batatas (Sb) 034 Sb 032 Sb 002 Sb 030 Sb 000 Sb 014 Sb 037 Sb 027 dan Sb 006 Sb 037 (isolat JG 98-1 yang diperoleh dari Jambegede Malang) mempunyai virulensi tertinggi sebaiknya Sb 00 (isolat KA 98-1 yang diperoleh dari Karanganyar) merupakan isolat dengan virulensi terlemah.



Informasi Detail

Judul Seri
-
Kode Buku
378.072 JUR
No Reg
-
Penerbit Jurnal Ilmu-ilmu Hayati = Life Sciences (Lemlit Unibrow) : .,
Deskripsi Fisik
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: p. 97-103
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Edisi
No. 1. Vol. 12 Juni-2000
Subjek
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini