Detail Cantuman
Pencarian SpesifikIndex Artikel
Peningkatan daya dukung lempung ekspansif dengan pondasi bambu di daerah Krebet dan sekitarnya, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta
Montmorillonite sebagai mineral penyusun utama lempung hitam menyebabkan lempung bersifat mengembang ketika musim hujan dan menyusut ketika musim kemarau. Sifat montmorillonite yang sangat peka terhadap pengembangan menyebabkan kerusakan pada bangunan. Untuk memperkuat daya dukung lempung dapat dilakukan dengan menggunakan pondasi tipe rakit atau tiang. Pondasi rakit atau tiang dapat direkayasa dengan memanfaatkan teknologi tradisional berupa galar dan cerucuk kayu. Problem lempung ekspansif dapat ditangani jika kekuatan daya dukung lempung (withholding force) mampu menahan gaya pengangkatan akibat pengembangan lempung (uplifting force). Dari hasil penelitian ditemukan bahwa pondasi yang mampu meningkatkan daya dukung lempung untuk melebihi kekuatan gaya pengangkatan lempung adalah pondasi cerucuk bersayap dan penerapannya terbatas pada ketebalan lempung 2 36 meter. Disarankan agar penduduk membangun rumah panggung untuk mengatasi keterbatasan kemampuan pondasi dalam mencegah kerusakan bangunan dan perlu dibuat saluran-saluran drainasi yang lebih baik untuk menghindari penggenangan air dipermukaan.
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| Kode Buku |
620.0072 TEK
|
| No Reg |
-
|
| Penerbit | Teknosains : Seri B Ilmu Teknik : ., |
| Deskripsi Fisik |
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 247-254
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Edisi |
No. 2. Vol. 16 (B) Mei-2003
|
|---|---|
| Subjek | |
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain