

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-32482">
 <titleInfo>
  <title>Pengaruh porosis tanah terhadap pentanahan dalam sistem tenaga listrik</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Subiyanto, Haryono, Hamzah Berahim</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher> Teknosains</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 196-206</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sistem pentanahan merupakan salah satu sistem pengamanan terhadap gangguan hubungan singkat ke tanah yang terjadi pada suatu sistem atau peralatan  seperti gangguan satu fasa ke tanah  gangguan dua fasa ke tanah  dan tiga fasa. Peralatan-peralatan yang sering diamankan terhadap ganggguan hubungan singkat antara lain generator  transformator  dan motor-motor listrik serta peralatan listrik lainnya yang bertujuan untuk menghindari terjadinya kenaikan tegangan pada fasa yang tidak terganggu dan mencegah terjadinya tegangan sentuh pada peralatan yang selanjutnya dapat berakibat fatal pada manusia. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada hubungan porositas tanah dengan pertanahan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa 1) faktor pentanahan sangat dipengaruhi oleh faktor porositas tanah  2) faktor kedalaman penanaman elektrode semua wilayah uji menunjukkan data/kondisi tidak berbeda secara signifikan  3) Pada daerah dataran tinggi penambahan kedalaman penanaman elektrode  perubahan tahanan tidak terlalu besar  sementara pada daerah dataran rendah penambahan kedalaman penanaman elektrode perubahan pentanahannya cukup besar.</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. TANAH</topic>
 </subject>
 <classification>620.0072 TEK</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-32482</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2009-04-22 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2009-04-22 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>