

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-32483">
 <titleInfo>
  <title>Pengaruh gelombang tegangan surja hubungan berosilasi satu arah pada tegangan gagal sela udara pendek</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Jannus Maurits Nainggolan, T. Haryono, Tumiran</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher> Teknosains</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 208-220</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Surja hubung dihasilkan oleh proses switching. Karena kapasitas  induktans  resistens dan rugi-rugi pada suatu sistem  surja hubung umumnya menjadi lebih kompleks  berisolasi  dan sering memiliki lebih dari satu frekuensi yang tertindih  dan boleh jadi berbentuk uni-directional (osilasi satu arah) dan/atau bi-directional. Beberapa surja hubung telah ditemukan yaitu surja eksponensial  surja berosilasi teredam  dan surja dengan kenaikan secara linear. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gelombang tegangan surja hubung berosilasi satu-arah pada sela udara  pendek. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa  1) tidak terdapat pengaruh yang nyata peningkatan frekuensi dari 10kHz ke 47 5 kHz terhadap tegangan gagal  2) konfigurasi sela batang-batang menunjukan tegangan gagal terkecil dibandingkan dengan konfigurasi bola-piring  3) pada konfigurasi sela batang-bola ternyata tegangan gagal polaritas negatifnya lebih kecil dari pada polaritas positifnya.</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. LISTRIK, TEGANGAN</topic>
 </subject>
 <classification>620.0072 TEK</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-32483</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2009-04-22 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2009-04-22 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>