

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-34495">
 <titleInfo>
  <title>Kesenjangan Gender dalam Pemerataan dan Perluasan Akses Pendidikan</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ida Kintamani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bagian Serial Jurnal Pendidikan dan kebudayaan (Balitbang Depdiknas)</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 1069-1092</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui kesenjangan gender dalam pemerataan dan perluasan akses pendidikan dilihat dari empat hal  yaitu I) sasaran umum pendidikan bagi perempuan  2) akses pendidikan bagi perempuan  3) kontrol pendidikan bagi perempuan  dan 4) manfaat pendidikan bagi perempuan. Hasil penelitian adalah bahwa sasaran umum pendidikan menunjukkan kesenjangan gender pada SD (4 40%) dan SM (2 9%) akibat akses pendidikan yang dihitung dari angka masukan kasar juga ada kesenjangan sebesar 3 51%. Partisipasi mahasiswa dalam bentuk persentase mahasiswa PT pada teknologi (61.48%) dan IPA (52.01%) juga terjadi kesenjangan. Hal ini disebabkan karena pengelola lebih banyak laki-laki sehingga terjadi kesenjangan rata-rata sebesar 10 60% akibat kontrol pengambilan keputusan lebih didominasi laki- laki. Oleh karena dominannya laki-laki dalam penentu kebijakan sehingga perempuan tertinggal  ha1 ini ditunjukkan perempuan yang menduduki eselon hanya 20 34% sehingga ada kesenjangan (59 33%). Angka melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi juga menunjukkan kesenjangan terutama pada SMP ke SMK (13.22%)   dan hanya angka bertahan di semua jenjang yang lebih besar perempuan. </note>
 <subject authority="">
  <topic>1.  GENDER - PENDIDIKAN</topic>
 </subject>
 <classification>370.7 JUR</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-34495</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2009-10-05 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2009-10-05 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>