Detail Cantuman
Pencarian SpesifikIndex Artikel
makna simbolis hiasan wayangan pada atap rumah tradisional kudus
Pada hakekatnya pendirian bangunan rumah tidak hanya melibatkan aspek ekonomi saja tetapi tersirat juga struktur sosial dan praktek ritus religius yang berkaitan dengan dunia lain. oleh karen itu sistem mendirikan rumah tidak begitu saja terjadi tanpa menghiraukan nilai-nilai psikologis dan spiritual. Dalam kehidupan orang Jawa suatu paham bahwa rumah tempat tinggal akan memberikan kebahagiaan lahir batin bagi pemiliknya atau penghuninya. Oleh karena itu dalam menempati suatu bangunan rumah pada umumnya pemilik rumah berusaha untuk mendapatkan rasa senang aman dan nyaman. Untuk mendapatkan kesemuanya itu pemilik rumah biasanya berusaha memberi keindahan pada bangunan rumah tempat tiggalnya dengan memasang hiasan baik yang bersifat konstruksional maupun yang tidak. Pada rumah tradisional Kudus hiaan itu bersifat konstruksional yaitu diwujudkan dalam bentuk genteng wuwung yang dibuat dengan tanah liat. Hiasan semacam itu oleh penduduk setempat disebut hiasan wayangan. Hiasan wayangan pada atap rumah tradisional Kudus di samping berfungsi praktis dan estetis ternyata juga mempunyai makna simbolis.
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| Kode Buku |
905.072 PAT
|
| No Reg |
-
|
| Penerbit | Bag. Serial Patra Widya; Seri Sejarah dan Budaya Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Yogyakarta : ., |
| Deskripsi Fisik |
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 191-197
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Edisi |
No. 3. Vol. II Juni-2007
|
|---|---|
| Subjek | |
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain