Index Artikel

Pemetaan Mutu Pendidikan Sekolah Dasar di Indonesia Menggunakan Spasial Data Mining dengan Model SAR-Kriging



Survei Dasar Pendidikan Nasional tahun 2003 (SDPN 2003) merupakan realisasi pendataan peta pendidikan di Indonesia menghasilkan database pendidikan dengan ukuran 3 89 GB (4.178.499.369 bytes) dun 2.395 file. Untuk mengestrak pengetahuan dari database berukuran besar dapat digunakan proses data mining. Dalam penelitian ini dikaji implementasi Spasial Data Mining untuk pemetaan mutu pendidikan sekolah dasar di Indonesia menggunakan model SAR-Kriging dengan metodologi penelitian mengikuti proses data mining dun knowledge discovery in database (KDD).Dengan menggunakan model SAR-Kriging yang merupakan gabungan model ekspansi SAR (Spatial AutoRegressive Expansion) dun metode Kriging diperoleh model kausal yang dapat digunakan untuk prediksi mutu pendidikan di lokasi-lokasi tidak tersampel berdasarkan model in- put output pendidikan baik tingkat kabupatedkota maupun provinsi di Indonesia. Hasil pengolahan data SDPN2003 menggunakan model SAR-Kriging menunjukkan prediksi mutu pendidikan jenjang SD untuk dua belas kabupaten/kota di Jawa Barat maupun tingkat nasional mempunyai MAPE yang kecil ( 10%). Hal ini menunjukkan bahwa model SAR-Kriging sesuai untuk digunakan pada prediksi mutu pendidikan jenjang pendidikan SD di Indonesia.



Informasi Detail

Judul Seri
-
Kode Buku
370.7 JUR
No Reg
-
Penerbit Bagian Serial Jurnal Pendidikan dan kebudayaan (Balitbang Depdiknas) : .,
Deskripsi Fisik
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 469-498
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Edisi
No. 3. Vol. 15 Mei-2009
Subjek
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini