

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-34650">
 <titleInfo>
  <title>Fitur Sistem Kekerabatan Perkawinan dan Dinamikanya Dalam Realitas Sosial Budaya Kelompok Etnik Manggarai di Flores Barat</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fransiskus Bustan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bagian Serial Jurnal Pendidikan dan kebudayaan (Balitbang Depdiknas)</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 417-533</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini mengkaji fitur dun dinamika sistem kekerabatan perkwinan dalam realitas sosial budaya Kelompok Etnis Manggarai (KEM). Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian deskriptif  Teknik pengumpulan data adalah pengamatan  wmuancara  diskusi kelompok terfokus  perekaman  pencatatan  dun studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan  fitur sistem kekerabatan dalam realitas sosial budaya KEM terbentuk karena kesamaan hubungan darah (wa  u) dun hubungan perkawinan (woe nelu). Kelompok keluarga yang tercakup dalam hubungan woe nelu adalah anak rona (klen pemberi isteri) dun anak wina (klen penerima isteri). Hubungan woe nelu terbentuk karena perkawinan cangkang  cako  dun tungku. Pengaruh dinamika KEM terjadi perubahan dalam sistem kekerabatan perkawinan  seperti pergeseran struktur kekuasaan anak rona dun anak wina  perkawinan cangkang banyak diterapkan  sedangkan perkawinan cako dun tungku cu jarang dilaksanakan karena hubungan kedua keluarga masih begitu dekat secara genealogis. Disarankan agar sistem kekerabatan perkawinan perlu dilestarikan guna mengurangi fenomena demanggaraisasi yang melanda fatanan kehidupan KEM pada masa sekarang karena pengaruh modernisasi.</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. PERKAWINAN, SISTEM - ETNIK MANGGARAI</topic>
 </subject>
 <classification>370.7 JUR</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-34650</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2009-10-15 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2009-10-15 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>