

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-347">
 <titleInfo>
  <title>Perubahan hematologik dan struktur organ osmoregulasi ikan tawes (Puntius javanicus Blkr) setelah di pelihara dalam medium kalsium hipoklorit (Ca(OCI)2</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Suprastyani, H.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher> Jurnal ilmu-ilmu hayati</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: p. 35-43</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perubahan hematologik dan struktur organ osmoregulasi ikan tawes (P. javanicus Blkr) setelah dipelihara dalam medium kalsium hipoklorit Ca(OCI)2. Nilai LC50 96 jam senyawa Ca(OCI)2 dan residu klorin total terhadap ikan tawes berturut-turut adalah 0 563 kurang lebih 0 041 ppm dan 0 63 kurang lebih 0 03 ppm. Nlai Mean Corpuscular Hemoglobin Concentration (MCHC) yang dimiliki oleh ikan tawes yang tidak terdedah Ca(OCI)2 adalah 9 13 g/dl  sedangkan ikan tawes yang terdedah Ca(OCI)2 pada berbagai variasi konsentrasi dari 0 41 ppm hingga 0 75 ppm selama 96 jam memiliki MCHC 4 42-5 75 g/dl. Pada kadar subletal akut  Ca(OCI)2 dapat menimbulkan degenerasi struktur orgasn osmoregulasi yaitu branchia dan ren. Perubahan struktur pada brankia meliputi edema pada sel epitelium  hiperplasia sel epitelium dan sel basal serta fusi 2 atau lebih lamella sekundaria brankialis. Pada ren terjadi kerusakan berupa pembengkakan el-sel tubulus proksimalis dan distalis. Inti tubulus mengalami piknosis atau kariolisis dan lumennya mengalami penyempitan. Glomerulus menunjukan kerusakan pada sel endotelium  sel mesotelium dan eritrosit dengan inti piknosis. Temperature dan oksigen tidak dipengaruhi oleh dosis Ca(OCI)2. pH dan residu klorin total dipengaruhi oleh variasi dosis Ca(OCI)2 dan lama waktu pendedahan .pH air uji menunjukan kenaikan ke arah basa dan residu klorin total menunjukan penurunan bila dosis Ca(OCI)2 yang didedahkan semakin besar dan waktu pendedahan semakin lama. Usaha pemulihan dilingkungan normal selama waktu 3-4 minggu  hemoglobin menunjukan ke arah normal yaitu 4 19-4 48 g/dl. Waktu yang diperlukan untuk menaikkan hematokrit menjadi normal yaitu 0 47 l/l adalah selama 4 minggu. Semakin besar dosis Ca(OCI)2 yang terdedah kemungkinan pemulihan tersebut semakin rendah. Sementara itu dalam waktu 2 dan 4 minggu kerusakan brankia dan ren tidak menunjukan ke arah generasi.</note>
 <subject authority="">
  <topic>IKAN TAWES - LIMBAH INDUSTRI, PENGARUH - ANALISA</topic>
 </subject>
 <classification>378.72 JUR 2001</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-347</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2001-11-14 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2001-11-14 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>