

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-34836">
 <titleInfo>
  <title>Pengabdian Ki Pujo Sumarto dalam bidang seni pendalangan</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Suhatno</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bag. Serial Jantra: Jurnal Sejarah dan Budaya. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Yogyakarta.</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 298-308</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ki Pujo Sumarto adalah seorang seniman pendalangan gaya Surakarta yang dilahirkan pada tanggal 21 Juli 1903 di Klaten. ia putra Kyai Warnodiyoso juga seorang seniman pedalangan gaya Surakarta. Sejak kecil sudah senang wayang dan karawitan. Pendidikan seni pedalangan dan karawitan diperoleh dari ayahnya  Kyai Gondoharjo  serta kyai Mulyosudiro. Kecuali itu  ia juga belajar di sekolah Mloyosudiro. Kecuali itu ia juga belajar disekolah Pedalangan Paheman Radya Pustaka dibawah asuhan R. Ng Atmocendono  RM. Ng Dutidilogo RL Jogopradonggo dan sebagainya.  Kariri sebagai dalang dimualai sejak kecil  sehingga Pujo Sumarto saat itu dikenal sebagai dalang kecil. Mula-mula mendalang di desanya sendiri  terus ke kecamatan sebagai dalang kecil  kemudian ketingkat kapupaten bahkan sampai ke kota besar di pulau Jawa. Ki Pujosumarto mendalang dari tingkat rakyat kecil sampai ketingkat raja dan presiden.  Pada tanggal 9 Desember 1978 Ki Pujo Sumarto meninggal. Jenasah Ki Pujosumarto dimakamkan di makam gergunung  Kecamatan Ketandan Klaten. Oleh karena itu jasa-jasanya yang begitu besar dalam bidang seni pedalangan maka pada tanggal 2 Mei 1977 Ki Pujosumarto memperoleh anugerah Seni dari Pemerintah Republik Indonesia sebagai pembina dan seniman pedalangan tradisional daerah Jawa Tengah.</note>
 <subject authority="">
  <topic>KI PUJO SUMARTO (DALANG) - BIOGRAFI</topic>
 </subject>
 <classification>905.072 JAN</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-34836</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2009-11-04 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2009-11-04 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>