Detail Cantuman
Pencarian SpesifikIndex Artikel
Doktrin Monroe dan dan Maknanya bagi perkembangan sejarah Amerika
Pada tahun 1823 Presiden Amerika Serikat Jemes Monroe mengeluarkan suatu kebijakan luar negeri yang kemudian dikenal dengan nama Doktrin Monroe. Kebijakan ini dikeluarkan berkaitan dengan adanya kesepakatan negara-negara Eropa yang tergabung dalam Aliansi Suci untuk saling membantu memulihkan kekuasaannya di negeri jajahan khususnya di Benua Amerika. Menanggapi tindakan pesekutuan negara-negara Eropa itu Amerika Serikat berusaha untuk memebendung mereka dengan mengeluarkan kebijakan isolasionis terhadap Benua Amerika. kebijakan ini seakan memberikan perlindungan terhadap bangsa-bangsa di Amerika (latin) dan sekaligus dapat mengamankan kepentingan dirinya sendiri (USA). Kebijakan ini kendatipun dilakukan pada masa pemerintahan Monroe tetapi hingga kini masih di jadikan tuntutan bagi pemimpin-pemipmin Amerika Serikat.
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| Kode Buku |
905.598221 SEJ
|
| No Reg |
-
|
| Penerbit | Bag. Serial Sejarah Kajian Sejarah dan pengajarannya: Jurnal Fakultas Satra Universitas Negeri Malang : ., |
| Deskripsi Fisik |
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 46-56
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Edisi |
No. 2. Vol. 9 September-2003
|
|---|---|
| Subjek | |
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain