

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-35833">
 <titleInfo>
  <title>Kesehatan lingkungan di daerah aliran sungai Cikapundung akibat pencemaran air</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hertien Surtikanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bag. Serial Chimera: jurnal biologi dan pengajaranya FMIPA Universitas Negeri Malang</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 1-13</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sungai Cikapundung  Bandung yang bersumber dari hulu Bukit Tunggul mengalir melalui daerah pemukiman dan industri di tengah kota Bandung. Sunagi ini telah mengalami pencemaran akibat buangan limbah domestik dan industri berdasarkan hasil analisa kimia dan biologi. Tetapi sampai sejauh ini belum doketahui dampak yang terjadi terhadap kesehatan lingkungan di lokasi DAS Cikapundung. Untuk mendapatkan informasi tersebut  telah dilakukan observasi di lima lokasi Sungai  Cikapundung (Bukit Tunggul  Maribaya  Babakan Siliwangi  Babakan Ciamis danBojong Soang). Hasil dari penelitian ini secara garis besar  bahwa responden yang tinggal di Bukit Tunggul  Maribay  dan Babakan Siliwangi  mendapatkan air bersih dari mata air  sedangkan respondenyang tinggal di Babakan Ciamis  dan Bojong Soang mendapatkan air dari Perusahaan Air Minum (PAM) dan sumur. Ketiga lokasi terakhir ini  sudah mengalami pencemaran air (Surtikanti  dkk.  2002). Kesadarnmereka denagn tidak menggunakan air sunagai untuk kebutuhan esensial sanagt tinggi. Tetapi walaupun begitu kesehatan masyarakat perlu mendapat perhatian  sebab ada beberapa penyakit (diare  kulit dan demam berdarah) yang berkaitan denagn pencemaran air  dialami oleh masyarakat sekitar. Hal ini menunjukan bahwa adanya pencemaran air sungai Cikapundung menimbulkan dampak tidak langsung terhadap kesehatan lingkungan.</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. AIR, KUALITAS - S. CIKAPUNDUNG  2. AIR PENCEMARAN - S.CIKAPUNDUNG</topic>
 </subject>
 <classification>574.06 CHI</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-35833</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2010-02-11 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2010-02-11 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>