

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-35879">
 <titleInfo>
  <title>Pengembangan Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Khamid</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bag.Serial Mimbar Ilmiah: Majalah Triwulan Universitas Islam Djakarta</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 1-10</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pendidikan Agama Ilam di Perguruan Tinggi Umum (PTU) bertujuan untuk memberi warna bagi peningkatan Iman dan Taqwa dalam upaya mengimbangi kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Untuk itu Pendidikan Agama Islam tidak cukup diukur pada rana kognitif semata  namun juga pada rana afektif dan psikomotorik. Dengan demikian pendidikan agama islam di PTU tidak hanya berperan dalam lingkup pembenaran (context of justification) tetapi juag dalam lingkup penemuan (context of discovery)  sehingga mampu mengatisipasi persoalan-persoalan yang muncul di dunia akademik dan mampu menemukan metode yang memadai Fenomena keagamaan di kampus memiliki beberapa ciri antar lain  problem keagamaan dikaitkan dengan Ilmu Pengetahuan  peran multi fungsi intelektual kampus adalah murni ilmiah (pure scientific)  murni keagamaan (pure religious) dan sintesis antar pure scientific dengan pure religious  Kegiatan-kegiatan agama bersifat temporer  munculnya kesadaran baru (New consciousness) akan arti pentingnya pembinaan umat secara luas. Sistem pengajaran di PTU yang memiliki 2 faktor yaitu  ortodoksi dan ortopraksis. Islam sebagai sistem pengetahuan harus dibangun atas hidayah Allah yang berupa  Indra  akal  dan Kalbu. Dan menjadikan tauhid sebagai dasar Pendidikan Agama Islam yan dilandasi ats 3 hal yaitu ontologis  epistemologis dan aksiologis.</note>
 <subject authority="">
  <topic>PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PERGURUAN TINGGI)</topic>
 </subject>
 <classification>378.045 MIM</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-35879</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2010-02-15 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2010-02-15 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>