Index Artikel

Pengembangan Budaya Agama Dalam Komunitas Sekolah



Hingaa saat ini pendidikan agama islam (PAI) di sekolah kurang berhasil (untuk tidak mengatakan gagal ) dalam menggarap sikap dan perilaku keberagamaan peserta didik serta membangun moral dan etika bangsa. Bermacam-macam argumen yang dikemukakan untuk memperkuat statemen tersebut antara lain adanya indikator-indikator kelemahan yang melekat pada pelaksanaan pendidikan agama di sekolah yamg dapat diindentifikasi sebagai berikut (1) PAI kurang bisa mengubah pengetahuan agama yang kognitif menjadi makna dan nilai atau kurang mendorong pejiwaan terhadap nilai-nilai keagamaan yang perlu diinternalisasikan dalam diri peserta didik. Dengan bahasa lain Tafsir(2005) menyatakan bahwa pendidikan agama selam ini menekankan pada aspek knowing dan doing dan belum banyak mengarah ke aspek being yakni bagaimana peserta didik menjalani hidup sesuai dengan ajaran dan nilai0nilai agama yang diketahui (knowing) padahal inti pendidikan agama berada di aspek ini (2) PAI kurang dapat berjalan bersama dan bekerja sama dengan program-program pendidikan non-agama (3) PAI kurang mempunyai relevansi terhadap perubahan sosial yang terjadi pada masyarakat atau kurang ilustrasi konteks sosial budaya dan/atau bersifat statis akontekstual dan lepas dari sejarah sehingga peserta didik kurang menghayati nilai-nilai agama sebagai nilai yang hidup dalam keseharian (Muhaimin 2006)



Informasi Detail

Judul Seri
-
Kode Buku
297.027 REL
No Reg
-
Penerbit Bag. Serial Religius: Jurnal Transformasi Kependidikan dan Keagamaan Bidang Kajian Masjid Baitut Tholibin Kompleks Depdiknas Jakarta : .,
Deskripsi Fisik
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 14-30
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Edisi
No. 4. Vol. 1 September-2007
Subjek
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini