Detail Cantuman
Pencarian SpesifikIndex Artikel
Kelapangdadaan survivor bencana gempa di Yogyakarta
Gempa bumi yang terjadi pada tanggal 27 Mei 2006 di wilayah DIY dan Jateng telah meninggalkan dampak yang berat bagi masyarakat yang menjadi korban baik secara fisik psikis maupun sosial. Banyak bangunan hancur rumah rata dengan tanah sebagian harta benda hilang dan rusak berat. Korban jiwa yang meninggal dunia dalam bencana ini mencapai 6.241 orang (http //www.helpjogja.net). Khusus wilayah Bantul sebanyak 4.143 korban tewas dan 779.287 jiwa lainya harus tinggal di tenda-tenda pengungsian. Adapun kerusakan rumah warga yang ditimbulkan oleh gempa adalah sebanyak 71.763 unit roboh 71.372 unit rusak berat/sedang serta 73.669 unit rusak ringan (http //www.portalinfaq.org). Selain warga Bantul yang menjadi korban adlah warga kota Yogyakarta Kabupaten Sleman Kabupaten Kulon Progo Kabupaten Gunung Kidul (termasuk wilayah DI Yogyakarta) dan Kabupaten Klaten (Jawa Tengah). Sebagian besar korban bencana yang selamat- yang selanjutnya disebut survivor - tetap dapat melanjutkan kehidupanya. Ketika manusia berhadapan dengan realitas berupa hadirnya bencana banyak penderitaan yang dialami. Ketika berhadapan dengan kenyataan bahwa tanah dan keluarga yang dicintainya diguncang dan bahkan tewas atau menjadi cacat akibat gempa orang-orang Yogyakarta merasakan penderitaan batin.Boleh dikatan bahwa ketika berbagai situasi itu bersifat tidak menyenangkan orang merasakan rasa sedih dan hilangnya kegembiraan.
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| Kode Buku |
297.072 REL
|
| No Reg |
-
|
| Penerbit | Bag.Serial Religius: Jurnal Transformasi Kependidikan dan Keagamaan Bidang Kajian Masjid Baitut Tholibin Kompleks Depdiknas Jakarta : ., |
| Deskripsi Fisik |
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 97-112
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Edisi |
No. 3. Vol. 1 September-2007
|
|---|---|
| Subjek | |
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain