Index Artikel

Menanggulangi kemiskinan melalui pemberdayan masyarakat



Ada tiga konsep kemiskinan yaitu kemiskinan absolut kemiskinan relatif dan kemiskinan subyektif. Indonesia menganut konsep kemiskinan absolut. Pendekatan yang digunakan dalam kemiskinan adalah perseptif kultural dan perseptif strukturak dan situasional. Maslah yang berkaitan dengan kemiskinan adalah lamban dan statis sebagai akibat rendahnya kualitas sumberdaya manusia. Untuk itu perlu pemberdayan masyarakat miskin antara lain dengan program Inpres Desa Tertinggal (IDT) dan Jaring Pengaman Sosial (JPS).Kedua program diharapkan dapat menanggulangi kemiskinan dengan cara pemberian dana untuk membuka lapangan kerja terutama para keluarga miskin prasejahtera dan sejahtera I. Dana yang diberikan bersifat bergulir. Program IDT dan JPS diharapkan menjadi gerakan moral yang memberi kesempatan partisipasi pada semua pihak terutama penduduk miskin itu sendiri baik yang berada di perkotaan maupun di pedesaan. Sedang progran JPS mengutamakan pembangunan yang dikelola langsung oleh masyarakat. Indikator keberhasilan untuk mengukur program pemberdayaan masyarakat miskin antara berkurangnya jumlah penduduk miskin berkembangnya usaha peningkatan pendapatan yang dilakukan oleh penduduk miskin dan meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap upaya peningkatan kesejahteraan kelurga miskin.



Informasi Detail

Judul Seri
-
Kode Buku
378.05 ILM 2001
No Reg
-
Penerbit Majalah Ilmu pengetahuan sosial : .,
Deskripsi Fisik
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: p. 27-42
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Edisi
No. 1. Vol. 35 Juni-2001
Subjek
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini