Detail Cantuman
Pencarian SpesifikIndex Artikel
Perkembangan dan Prospek Perakitan Padi Tipe Baru di Indonesia
Padi tipe baru (PTB) atau new plant type of rice (NPT) mempunyai potensib hasil lebih tinggi daripada varietas unggul baru. Oleh karena itu pembentukan PTB perlu dilakukan untuk mendukung peningkatan produktivitas dan produksi padi. Pembentukan PTB di Indonesia dimulai pada tahun 1995. Melalui program ini telah dilepas varietas unggul semi-PTB yaitu Cimelati (2001) Gilirang (2002) dan Ciapus (2003) serta fasilitas unggul tipe baru Fatmawati (2003). Namun varietas-varietas tersebut memiliki kekurangan sepert anakan sedikit dan persentase gabah hampa tinggi sehingga potensi hasilnya belum seperti yang diharapkan. Sesuai dengan kondisi Indonesia yang beriklim tropis serta hama dan penyakit merupakan masalah utama PTB yang cocok adalah yang mempunyai jumlah anakan sedang tetapi semua produktif (12-18 batang) jumlah gabah per malai 150-250 butir persentase gabah bernas 85-95% bobot 1.000 gabah bernas 25-26 g batang kokoh dan pendek (80-90 cm) umur genjah (110-120 hari) daun tegak sempit berbentuk huruf V hijau sampai tua 2-3 daun terakhir tidak cepat luruh akar banyak dan menyebar dalam tahan terhadap hama dan penyakit utama. Sejak tahun 2004 telah digunakan metode seleksi silang berulang dan kultur antera untuk mempercepat pembentukan varietas PTB. Dengan menggunakan metode tersebut telah diperoleh galur-galur yang mempunyai potensi hasil tinggi dan seragam.
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| Kode Buku |
630.72 JUR 1-4
|
| No Reg |
-
|
| Penerbit | Bagian Serial Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian : ., |
| Deskripsi Fisik |
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 1-9
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Edisi |
No. 1. Vol. 27 -2008
|
|---|---|
| Subjek | |
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain