

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-41383">
 <titleInfo>
  <title>Teknologi Pembibitan Duku Dan Prospek Pengembangannya</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ade Supriatna Dan Suparwoto</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bag. Serial Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pertanian= Indonesian Agricultural Research Development Journal</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 19-24</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kendala utama dalam pengembangan agribisnis duku yaitu belum tersedia dan di gunakannya benih bermutu. Tanaman duku umumnya berasal dari benih asalan. Perbanyakan dengan biji  di satu sisi  memberikan tingkat keberhasilan tinggi. Namun  tanaman memerlukan waktu lama untuk berbuah serta tidak selalu sama dengan induknya. Untuk itu  perlu teknik pembibitan yang lebih baik melalui sambung pucuk. Tulisan ini merupakan tinjauan terhadap pembibitan sambung pucuk pada duku dan prospek pengembangannya  meliputi penyemaian biji untuk batang bawah  pemupukan  persiapan batang atas (entres)  cara penyambungan  dan kelayakan usaha pembibitan sambung pucuk. Batang bawah dianjurkan menggunakan jenis lokal karena perakaranya kuat dan daya adaptasinya tinggi terhadap lingkungan. Pupuk NPK diberikan dengan takaran 3 g/tanaman atau manggunakan pupuk daun plant catalyst dengan takaran 2 g/tanaman. Entreas diambil dari pohon induk sehat dan telah berbuah minimal 3-4 kali  produktivitas tinggi  dari ujung cabang yang kulitnya hijau muda dengan posisi tumbuh lurus ke atas. Teknik penyambugannya adalah batang bawah dipotong pada bagian kulit yang masih hijau setinggi 20-25 cm lalu dibelah membujur sepanjang 2-2 50 cm (huruf V). Entres disayat pada kedua sisi sepanjang 2-2 50 cm (huruf V) lalu disisipkan kedalam belahan batang bawah dan diikat tali plastik. Usaha pembibitan duku (skala 5.000 bibit) memberikan pendapatan bersih Rp6.618.560 dengan nilai R/C 2 20. Dengan demikian  teknik sambung pucuk mempunyai prospek yang baik untuk dikembangkan.    </note>
 <subject authority="">
  <topic>PEMBIBITAN, SAMBUNG PUCUK, ANALISIS EKONOMI</topic>
 </subject>
 <classification>634.07 Jur 23-1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-41383</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2012-01-16 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2012-01-16 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>