

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-41395">
 <titleInfo>
  <title>Peluang Perakitan Dan Pengembangan Kedelai Toleran Genangan</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ratri Tri Hapsari dan M.M. Adie</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bag. Serial Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pertanian=Indonesian Agricultural Research And Development Journal</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 50-57</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sektar 60% produksi kedelai nasional dihasilkan dari lahan sawah. Namun  budidaya kedelai di lahan sawah menghadapi berbagai masalah  antara lain cekaman genangan. Genangan menyebabkan penuaan dini sehingga daun klorosis  nekrosis  dan gugur serta pertumbuhan tanaman terhambat  yang pada akhirnya menurunkan hasil. Umumnya kehilangan hasil pada fase vegetatif lebih kecil dibandingkan pada fase reproduksi  yaitu 17-43% pada fase vagetatif dan 50-56% pada fase reproduktif. Besarnya penurunan hasil tergantung pada varietas kedelai yang ditanam  fase pertumbuhan tanaman  lamanya tergenang  tekstur tanah  dan kehadiran penyakit. Tersedianya varietas kedelai toleran genangan akan memberikan arti penting bagi upaya mempercepat peningkatan produksi kedelai dalam negeri. Pengembangan kedelai toleran genangan tidak hanya bermanfaat dalam tidak hanya bermanfaat dalam pengembangan kedelai dilahan sawah  tetapi juga wilayah yang sering mengalami cekaman genangan seperti lahan pasang surut. Luas lahan pasang surut di Indonesia mencapai 20 10 juta ha  sekitar 20-30% di antaranya berpotensi sebagai lahan pertanian. program perakitan varietas kedelai toleran genangan berpeluang di lakukan jika tersedia sumber gen dan metode skrining yang sederhana  mudah  dan cepat. Karakter morfologi dan fisiologi yang dapat secara cepat mendeteksi indikator toleransi kedelai terhadap genangan adalah perkecambahan  tinggi tanaman perubahan warna daun menjadi kuning  kehadiran akar adventif  bobot kering akar  pemutupan stomata  dan kadar N total. Kerjasama dengan lembaga internasional terutama dalam  pertukaran sumber gen akan mempertcepat program pemuliaan kedelai toleran genangan</note>
 <subject authority="">
  <topic>PEMULIAAN TANAMAN, GENANGAN, KETAHANAN</topic>
 </subject>
 <classification>634.07 Jur 23-1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-41395</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2012-01-16 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2012-01-16 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>