Index Artikel

Dinamika Sektor Pertanian Rakyat di Ujung Timur Jawa 1870-1990



Artikel ini mengkaji perubahan-perubahan yang berlangsung pada sektor pertanian rakyat di Karesidenan Besuki secara diakronis meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan pertanian rakyat melalui penelusuran historis jangka panjang. Dengan dukungan data kuantitatif ditunjukan bahwa pertanian rakyat di Besuki berkembang pesat sejak paruh kedua abad ke-19 dan memainkan peranan penting sebagai pilar ekonomi regional untuk kepentingan ekspor Beras secara konsisten menduduki posisi penting dalam perdagangan ekspor Besuki. sejak 1870an tembakau menyusul sebagai komoditas komersial yang sangat penting. Berkembangnya tembakau sebagai komoditas komersial untuk pasar ekspor dari wilayah Besuki tidak terlepas dari faktor harga tembakau di pasaran internasional yang sangat baik. Kontras dengan padi yang semakin dominan pada masa depresi 1930-an serta masa pendudukan jepang dalam kurun ini posisi tembakau dalam perdagangan ekspor merosot tajam akibat jatuhnya harga dan hilangnya wilayah pemasaran karena blokade perang. Baru pada masa kemerdekaan tembakau kembali menempati posisi penting dalam perdagangan ekspor. Sementara itu posisi Besuki sebagai daerah produsen beras tetap kokoh dan semakin di perkuat pada masa Orde Baru dengan program revolusi hijau.



Informasi Detail

Judul Seri
-
Kode Buku
905.072 PAT 3,4
No Reg
-
Penerbit Bag Serial Patrawidya: Seri Penerbitan Penelitian Sejarah dan Budaya Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Yogyakarta : .,
Deskripsi Fisik
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 567-585
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Edisi
No. 3. Vol. 11 September-2010
Subjek
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini