

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-43148">
 <titleInfo>
  <title>Administrasi Ujian Nasional (UN) DEngan Menggunakan Model Computerized Adaptive Testing (CAT)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Handaru Catu Bagus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bag.serial Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan : Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud.</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 45</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Model Penilaian yang mengabaikan kemampuan variasi individu menyebabkan informasi yang diterima tidak akan optimal. Model computerized adaptive testing (CAT) dapat mengatasi kelemahan ini karena tingkat kesukaran soal menyesuaikan dengan kemampuan penempuh didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efektifitas  efisiensi dan keakuratan model CAT apabila digunakan sebagai alternatif pengganti model penilaian konvensional dalam ujian nasional (UN). Metodologi penelitian adalah kuantitatif komparatif. Penelitian ini menggunakan data populasi dari jawaban penempuh didik yang mengikuti UN di propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tahun 2009 dengan mata pelajaran matematikadan fisika. Hasil penelitian ini terlihat bahwa jumlah soal yang dipilih oleh model CAT lebih sedikitdibandingkan dengan model PPT dan soal tersebut menyesuaikan dengan tingkat kemampuan penempuh serta terdapat hubungan yang signifikan dengan model PPT. Oleh karena itu  model CAT lebih efisien dalam hal waktu karena jumlah soal lebih sedikit dibandingkan dengan model PPT  efektif karenamenyesuaikan dengan kemampuan peserta dan memiliki keakuratan yang sama dibandingkan denganmodel PPT</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. KOMPUTER&#13;2. COMPUTERIZED ADAPTIVE TESTING&#13;3. UJIAN NASIONAL</topic>
 </subject>
 <classification>370.07 JUR  201</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-43148</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2012-06-13 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2012-06-13 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>