

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-44278">
 <titleInfo>
  <title>Menuju Standarisasi Proses Pendidikan Khusus</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Puji Muljono</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bag. Serial Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 1003-1018</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perlu di sadari bahwa anank berkebituhan khusus (ABK) memerlukan pendidikan khusus dimana pada pendidikan khusus bukan berorientasi pada ketidakmampuan dan kecacatan melainkan difokouskan pda kebutuhan individu dan kemamapuan yang bisa di kembangkan  sehinga di tuntut proses pembelajaran yang lues  bervariasi dan inovatif. Sejalan dengan pandangan tersebut   orientasi pebelajaran bagi ABK di satuan pendidikan khusus meruoakan pengembangan kemampuan masing-masing peserta didik secara optimal  sesuai tingkat kemampuan dan karakteristik yang di miliki.Pendekatan yang di gunakan adalah pembelajaran yang di individualisasikan (individualized Education Program). Sebagai ABK mereka memerlukan layanan individual dalam sistem pembelajaran  namun disisi lain ada juga tuntutan agar proses pembalajaran mempunyai kerangka formal yang sistematis.Oleh karena itu  di perlukan acuan dasar berupa standar proses pendidikan khusus bagi peserta didik tunanetra tunarungu tunagrahita tunadaksa dan tunalaras.</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. STANDARISASI; 2.PROSES PENDIDIKAN</topic>
 </subject>
 <classification>370.05`JUR (075</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-44278</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2012-10-09 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2012-10-09 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>