

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-45368">
 <titleInfo>
  <title>Bakteri yang Sering Mencemari Susu:</title>
  <subTitle>Deteksi, Patogenesis, Epidemologi, dan Cara Pengendaliannya</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Widodo Suwito</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bagian Serial Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 96-100</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Susu merupakan saah satu makanan yang bergizi tinggi  namun mudah terkontaminasi oleh bakteri. Kontaminasi bakteri pada susu dimulai pada saat proses pemerahan sampai konsumsi. Bakteri yang mengontaminasi susu dikelompokkan menjadi dua  yaitu bakteri patogen meliputi Micrococcus aureus  Escheria coli  dan Salmonella sp.  sedangkan untuk bakteri pembusuk antara lain Micrococcus sp.  Pseudomonas sp.  dan Bacillus sp. Kasus keracunan setelah minum susu ada dua bentuk  yaitu infeksi dan intoksikasi. Infeksi terjadi karena mengonsumsi susu yang terkontaminasi bakteri  sedangkan intoksikasi terjadi karena mengonsumsi susu yang mengandung toksin. Gejala intoksikasi lebih cepat muncul dibandingkan dengan infeksi. Kontaminasi susu dapat diminimalkan dengan    memperbaiki proses penerimaan susu segar  penanganan  pemrosesan  penyimpanan sampai konsumsi. Susu yang aman dikonsumsi berasal dari sapi yang sehat dan diproses dengan pasteurisasi atau ultra high temperature (UHT)  penggunaan bakteriosin  dan pencucian peralatan dengan neutral electrolysed water (NEW). Keracunan setelah minum susu dapat dihindari dengan tidak mengonsumsi susu mentah dan susu yang telah berubah penampilan secara fisik maupun organoleptis.</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. SUSU&#13;2. BAKTERI&#13;3. KONTAMINASI</topic>
 </subject>
 <classification>630.72 JUR 1-4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-45368</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2013-01-29 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2013-01-29 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>