

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-45372">
 <titleInfo>
  <title>Pemanfaatan Biomassa Lignoselulosa Ampas Tebu Untuk Produksi Bioetanol</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Euis Hermiati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bagian Serial Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 121-130</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ampas tebu sebagai limbah pabrik gula merupakan salah satu bahan lignoselulosa untuk dikembangkan menjadi sumber energi seperti bioetanol dapat digunakan untuk mensubstitusi bahan bakar bensin untuk keperluan transportasi. Bahan lignoselulosa  termasuk dari ampas tebu terdiri atas tiga komponen utama  yaitu selulosa  hemiselulosa  hidrolisis selulosa menjadi gula  fermentasi gula menjadi etanol  dan pemurnian etanol melalui proses distilasi dan dehidrasi. Biaya produksi etanol masih cukup tinggi. Oleh karena itu  berbagai penelitian dilakukan untuk memperbaiki proses produksi mulai dari tahap perlakuan pendahuluan  hidrolisis selulosa  fermentasi gula menjadi etanol sampai dengan pemurnian etanol. Dengan memerhatikan potensi biomassa lignoselulosa  khususnya ampas tebu sebagai bahan dasar bioetanol  perlu dilakukan pengkajian terhadap hasil-hasil pertanian dalam upaya pemanfaatan bahan tersebut. Potensi perolehan etanol dari ampas tebu yang dihasilkan oleh pabrik gula di Indonesia mencapai 614.827 kL/tahun sehingga berpeluang membantu upaya pemenuhan kebutuhan etanol untuk bahan bakar yang diperkirakan sekitar 1 10 juta kL. Namun demikian  masih cukup banyak hambatan dan kendala untuk produksi dan aplikasi lignoselulosa menjadi etanol dan biaya produksi yang masih tinggi. Diperlukan kebijakan pemerintah agar dapat mendorong pemanfaatan ampas tebu sebagai bahan baku bioetanol  antara lain melalui penelitian dan pengembangan  pemberian insentif bagi pabrik gula yang memanfaatkan ampas tebu untuk bioetanol  dan subsidi harga etanol dari biomassa lignoselulosa</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. LIMBAH TEBU&#13;2. LIGNOSELULOSA&#13;3. KONVERSI&#13;4. ETANOL</topic>
 </subject>
 <classification>630.72 JUR 1-4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-45372</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2013-01-29 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2013-01-29 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>