

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-47077">
 <titleInfo>
  <title>Profil Wajib Belajar 9 Tahun dan Alternatif Penuntasannya</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurul Ulfatin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bag.Serial Jurnal Ilmu Pendidikan : Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan dan Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 36-45</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) profil wajib belajar 9 tahun di kabupaten kediri  (2) profil wajib belajar di kecamatan yang memiliki APK terendah dan tertinggi  (3) peta masalah wajib belajar  (4) potensi sumber daya penunjang penuntasan wajib belajar  (5) kebutuhan dan alternatif untuk mengatasi masalah yang timbul dalam pelaksanaan wajib belajar 9 tahun. Data di kumpulkan dengan analisis dengan teknik diskripsi dan kualitatif. Hasil penelitian adalah  (1) profil wajib belajar 9 tahun dapat terlihat dari sisi kependudukan  pembangunan pendidikan  data pokok  pemerataan  mutu  efisiensi  dan sebaran APK tiap kecamatan  (2) profil ketidak tuntasan wajib belajar terlihat dari rendahnya APK  jumlah sekolah  siswa  lulusan dan drop out  (3) peta masalah ketidak tuntasan bersumber dari rendahnya ekonomi orang tua  geografis-demografis  dan soasil-budaya orang tua  (4) potensi sumber daya yang perlu diperhatikan dalam penuntasan wajib belajar adalah sumber daya alam dan sosial  (5) kebutuhan yang harus dipenuhi dalam penuntasan wajib belajar 9 tahun adalah alternatif model pendidikan yang dikembangkan berdasarkan analisis masalah dan potensi yang ada.   </note>
 <subject authority="">
  <topic>1. WAJIB BELAJAR&#13;2. DROP OUT&#13;3. LULUSAN SEKOLAH</topic>
 </subject>
 <classification>370.5 JUR</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-47077</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2013-12-10 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2013-12-10 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>