Index Artikel

Pemodelan harga tanah perkotaan menggunakan metode Geostatistika (Daerah Studi Kota Bandung)



Tanah merupakan salah satu sumber daya yang mempunyai peranan strategis dalam pembangunan perkotaan. Informasi harga tanah diperlukan dalam pengelolaan tanah perkotaan . Distribusi spasial harga tanah dapat diperoleh pemodelan spasial. Penelitian inibertujuan untuk menkaji pemodelan harga tanah perkotaan menggunakan pendekatan geostatistik dengan daerah studi kota Bandung. Metode yang digunakan untuk memprediksi harga tanah adalah metode ordinary kriging. Adapun model semivariogram yang digunakan adalah model sferikal dan eksponesial. dengan pendekatan isotrofis dan anisotrofis. Data sampel yang digunakan merupakan harga pasar pada tahun 2007-2008 yang berjumlah 485 buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model semivariogram sferikal memberikan ketelitian yang lebih baik dibandingkan model eksponensial. Ketelitian hasil prediksi harga tanah dipengaruhi oleh jumlah dan sebaran data sampel. Distribusi spasial harga tanah Kota Bandung memperlihatkan harga tanah tertinggi terletak di pusat kota yaitu disekitar jl. Asia Afrika Jl. Naripan Jl. ABC dan jl. Braga. menjauhi pusat kota secara umum harga tanah menurun hingga mencapai nilai terendah daerah pinggiran kota. Laju kenaikan harga tanah tidak sama ke semua arah di wilayah Kota bandung.



Informasi Detail

Judul Seri
-
Kode Buku
378.07 ITE
No Reg
-
Penerbit Bag. Serial ITENAS: Jurnal Teknologi Institut Teknologi Nasional - Bandung : .,
Deskripsi Fisik
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 61-71
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Edisi
No. 2. Vol. XIV Januari-Juni-2010
Subjek
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini