

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-47793">
 <titleInfo>
  <title>Rancangan penilaian kinerja operator painting body komponen caliper guna pemberian insentif dengan menggunakan metode rating scale dab urutan kerja standar</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hendang Setyo Rukmi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bag. Serial ITENAS: Jurnal Teknologi Institut Teknologi Nasional - Bandung</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 72-81</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Body caliper merupakan merupakan komponen sistem pengereman kendaraan roda dua yang dibuat PT.Tri Dharma Wisesa. Menurut bagian quality assurance proses pengecatan body caliper menghasilkan cacat terbesar. Penyebabnya operator painting kurang termotivasi menjalankan urutan kerja standart (UKS) dengan benar karena upahnya tetap perbulan dan insentif didasarkan atas pencapaian target jumlah produk tanpa dilihat kualitasnya. Untuk memotivasi operator painting menjalankan UKS dengan benar sehingga jumlah cacat turun  perlu dirancang sistem penilaian kinerja baru yang dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam pemerian insentif.  Metode yang digunakan adalah rating scale karena mudah dan praktis untuk menilai kinerja karyawan yang jumlahnya banyak. Kritreria penilaian didasarkan UKS. Aktivitas-aktivitas dalam UKS diuraikan dan diidentifikasi jenis cacat yang bisa terjadi serta biaya kualitasnya. Skala penilaian berdasarkan perbandingan biaya kualitas.  Pemberian insentif tergantung pada kategori nilai kinerjanya. Skala penilaian yang digunakan dari sangat buruh sampai dengan sangat baik. Nilai setiap kriteria merupakan nilai bobot kriteria dengan skala penilaian. Total nilai kinerja merupakan jumlah seluruh nilai setiap kriteria. kategori total nilai kinerjanya adalah sangat kurang sampai istimewa.</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. PENILAIN KINERJA - OPERATOR PAINTING BODI&#13;2. STANDART URUTAN KERJA</topic>
 </subject>
 <classification>378.07 ITE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-47793</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-02-27 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2014-02-27 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>