Index Artikel

Perbedaan Bahan Kemasan dan Periode Simpan dann Pengaruhnya terhadap Kadar Air Benih Jagung dalam Ruang Simpan Terbuka



Penyimpanan benih jagung pada ruang terbuka akan mengakibatkan benih cepat mengalami kemunduran atau daya simpannya menjadi singkat oleh karena itu penggunaan bahan kemasan yang tepat dapat melindungi benih pada perubahan kondisi lingkungan simpan yaitu kelembapan nisbi dan suhu. Tujuan penelitian ini untuk (1) mempelajari pengaruh empat jenis bahan kemasan dan periode simpan terhadap kadar air benih jagung pada ruang simpan terbuka dan (2) mendapatkan informasi bahan kemasan yang sesuai untuk benih jagung yang disimpan pada ruang simpan terbuka. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai Mei 2002 di laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih (suhu 25-30 deg C kelembapan 75-85%). Metode dalam penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap faktorial dua faktor dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah bahan kemasan yaitu kertas (K1) kain (K2) aluminium foil (K30 dan plastik (K4). Faktor kedua adalah periode simpan yaitu 0 (PS0) 2 (PS2) 4 (PS4) 6 (PS6) dan 8 (PS8). Berdasarkan hasil pengamatan kedua faktor tunggal maupun interaksinya berpengaruh terhadap kadar air benih jagung. Sedangkan kemasan yang paling baik pada periode simpan 4 minggu adalah aluminium foil dengan kadar air 10 90 % untuk periode simpan 2 minggu kemasan plastik dan aluminium foil paling baik dengan kadar masing-masing 8 94% dan 8 89%. Dari segi kedapan udara maupun uap air aluminium foil lebih baik dibandingkan plastik tetapi dari segi kekuatan dan keelastisan aluminium foil mudah sobek.



Informasi Detail

Judul Seri
-
Kode Buku
630.2072 BUL
No Reg
-
Penerbit Bag. Serial Buletin Teknik Pertanian : .,
Deskripsi Fisik
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 7-9
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Edisi
No. 1. Vol. 12 -2007
Subjek
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini