Index Artikel

Teknik Pembibitan Sambiloto untuk Menghasilkan Bibit yang Standar



Tanaman sambiloto (Andrographis paniculata Nees) atau king bitter (the Creat) terutama menyebar di Malaysia dan Indonesia (Burkill 1935). Tanaman ini digunakan sebagai bahan ramuan obat tradisional dan kebutuhannya mencapai 33 70 ton simplisa kering. tanaman sambiloto diperbanyak secara vegetatif dengan setek pucuk dan secra generatif dengan biji. untuk penyedian secara skala besar diperlukan penyediaan bibit yang seragan dalam jumlah besar padahal perkecambahan sambiloto tidak seragam. Berdasarkan permasalahan tersebut dilakukan percobaan teknik penyemaian sambiloto untuk mendapatkan bibit yang seragam dalam jumlah banyak. Percobaan dilaksanakan di Kebun Percobaan Cimanggu Bali Penelitian tanaman Obat dan Aromatik Bogor Jawa Barat pada bulan Februari 2007. Percobaan terdiri atas dua perlakuan yaitu (1) tanah dan pupuk kandang sapi disusun berlapis dan menggunakan naungan paranet 55%(metode 1) (2) tanah dan pupuk kandang sapi dicampur dan tanpa naungan paranet 55% (metode 2). Pada penyemaian benih sambiloto dengan metode 1 menunjukkan pertumbuhan yang lebih cepat dibanding metode 2.



Informasi Detail

Judul Seri
-
Kode Buku
630.2072 BUL
No Reg
-
Penerbit Bag. Serial Buletin Teknik Pertanian: Pusat perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian : .,
Deskripsi Fisik
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 37
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Edisi
No. 1. Vol. 13 -2008
Subjek
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini