Index Artikel

Organisasi sosial keagamaan dan keberadaan pendidikan Islam di Indonesia (kasus muhammadyah)



Sejak awal didirikan oleh KH Ahmad Dahlan tahun 1912 organisasi muhammadyah telah dikonsentrasikan sebagai gerakan Islam dan da wah amar ma ruf nahi munkar yang mengandung arti luas yakni mengajak manusia untuk beragama Islam meluruskan keimanan kaum muslim serta meningkatkan kualitas kehidupan baik secara intelektual sosial ekonomi maupun politik. Dalam usaha untuk memurnikan pengalaman ajaran Islam (purifikasi) sekaligus mengangkat kehidupan umat Muhammadyah lebih berani menerapkan sekolah agama modern dengan menetapkan metode rasional yang lebih menekankan pada pemahaman dan penalaran ketimbang hafalan. Amal usaha yang ditangani organisasi ini kian lama kian berkembang. Sekolah-sekolah (dari taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi) rumah sakit dan poliklinik berdiri tidak hanya di Jawa tetapi juga di luar Jawa. Secara kuantitatif usaha yang dilakukan Muhammadyah dalam bidang pendidikan dan sosial memang cukup besar namun secara kualitatif masih dipertanyakan oleh para simpatisan dan warga Muhammadyah



Informasi Detail

Judul Seri
-
Kode Buku
370.7 JUR
No Reg
-
Penerbit Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan : .,
Deskripsi Fisik
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: p.284-297
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Edisi
No. 35. Vol. 8 Maret-2002
Subjek
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini