Detail Cantuman
Pencarian SpesifikIndex Artikel
Ketika Kelompok Difabel Dipinggirkan
Penerimaan terhadap kelompok difabel pernah mengalami titik terendah. negara-negara di Eropa yang dianggap cukup maju terhadap pemenuhan Hak Asazi Manusia tak luput menyimpan sejarah kelam. Jerman pada masa awal Perang Dunia II (1941) adalah masa dimana kelompok difabel tidak mendapat dimata negara. Pemerintah Adolf Hitler membuat kebijakan T4 atau eutanasia bagi mereka yang disebut sebagai penyandang keterbelakangan mental penyandang cacat fisik atau sakit jiwa. kelompok difabel oleh pemerintah Jerman dianggap merusak keturunan dan tidak berguna sehingga pembunuhan dianggap sebagai jalan yang paling baik. Tercatat kurang lebih 200.000 orang dari kelompok difabel menjadi korban eutanasia selama kurun waktu 1940 hingga 1945. Eutanasia mulai mereda setelah jerman banyak mendapat protes dari masyarakatnya sendiri.
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| Kode Buku |
305.4 JUR
|
| No Reg |
-
|
| Penerbit | Bag.Serial Jurnal Perempuan: untuk pencerahan dan Kesetaraan : ., |
| Deskripsi Fisik |
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 105-110
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Edisi |
No. 69. Vol. - Februari-2011
|
|---|---|
| Subjek | |
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain