

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-54">
 <titleInfo>
  <title>Pengembangan kurikulum pendidikan dasar dan menengah:</title>
  <subTitle>upaya mengembangkan tiga kepentingan: masyarakat-pelajar-keilmuan</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Karhami, S. Karim A.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher> Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: p. 281-294</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Para ahli mendefinisikan kurikulum sebagai suatu rencana untuk menyediakan perangkat kesempatan belajar bagi siswa yang mengikuti pendidikan. Dari batasaan ini terkesan  penyusunan dan pengembangan kurikulum tidak sulit. Apabila  kalau hanya menghasilkan rencana pengajaran dalam bentuk serangkaian mata pelajaran. Namun  proses pengembangan kurikulum menjadi rumit tatkala kualitas kurikulum diukur dari seberapa jauh kurikulum relevan dengan kebutuhan dan karakteristik pelajar dan masyarakat Indonesia masa depan. Salah satu tahapan strategis yang harus dilakukan dalam pengembangan kurikulum adalah penilaian kebutuhan sebelum merumuskan tujuan dan menyusun silabus. Pertanyaan yang muncul kemudian  kebutuhan atau kepentingan siapa . Dalam konteks penyempurnaan kurikulum 1994  kebutuhan dan kepentingan siapa sebagai landasan yang perlu diperhitungkan sewaktu menyusun kurikulum . Apakah penyempurnaan kurikulum cukup hanya menengarai materi sulit dan materi tidak sulit diajarkan guru sebagaimana yang melatarbelakangi keberadaan suplemen kurikulum 1994 . Pada tulisan ini akan didiskusikan pentinganya mempertimbangkan ketiga kebutuhan dalam pengembangan kurikulum yaitu  masyarakat-pelajar-keilmuan.</note>
 <subject authority="">
  <topic>PENDIDIKAN DASAR - KURIKULUM - PENGEMBANGAN</topic>
 </subject>
 <classification>370.7 JUR</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-54</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2000-11-15 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2000-11-15 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>