Index Artikel

Asimilasi kultural masyarakat Tionghoa dan Madura di Kabupaten Situbondo



Penulisan artikel ini bertujuan mendeskripsikan tentang asimilasi masyarakat Tionghoa dalam bidang politik sosial dan kebudayaan di Kabupaten Situbondo. Pentingnya asimilasi antara etnis Tionghoa dan masyarakat lokal di daerah Kabupaten Situbondo telah terjadi sejak zaman pemerintahan Orde Baru. Asimilasi ini adalah konsekuensi logis dari berbagai faktor tidak hanya dari etnik Tionghoa tetapi juga dari sudut lain. Proses asimilasi dari faktor intern disebabkan oleh perubahan orientasi dari etnis Tionghoa yang berhubungan dengan bidang politik sosial dan budaya. Sementara faktor ekstern adalah pengaruh lingkungan tidak hanya berhubungan dengan masalah politik sosial dan budaya tetapi juga produk peraturan pemerintah oleh Pemerintah Orde Baru. Peraturan ini telah mendorong etnis Tionghoa untuk berintegrasi dengan masyarakat pribumi. Pengaruh dari asimilasi ini adalah perubahan orientasi dan asimilasi terjadi dalam lingkungan etnis Tionghoa baik asimilasi fisik maupun dalam bidang sosial dan budaya.



Informasi Detail

Judul Seri
-
Kode Buku
905.072 PAT
No Reg
-
Penerbit Bag.serial Patrawidya: seri penerbitan penelitian sejarah dan budaya. Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Yogyakarta : .,
Deskripsi Fisik
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 603-630
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Edisi
No. 3. Vol. 12 September-2011
Subjek
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini