

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-54525">
 <titleInfo>
  <title>Pemisahan radioisotop 115mIn menggunakan kolom kromatografi dengan resin AG 1X8 (Cl-)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kadarisman, Ibon Suparman</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bag.serial Urania: Jurnal Ilmiah Daur Bahan Bakar Nuklir. Badan Tenaga Nuklir Nasional Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 110-119</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pemisahan radioisotop 115mIn menggunakan kolom kromatografi dengan resin AG 1X8 (Cl-). Radioisotp 115mIn sangat berpotensi diaplikasikan dalam bidang riset biologi dan kedokteran nuklir. Radioisotop 115mIn mempunyai sifat fisis yang baik apabila diaplikasikan untuk medis  seperti dapat dibandingkan dengan radioisotop 99mTc  yang merupakan radioisotop paling banyak digunakan untuk diagnosis di bidang kedokteran nuklir di dunia  bahwa radioisotop 115mIn mempunyai umur paro (t1/2) 4 5 jam dan energi sinar gamma 336 KeV dan radioisotop 99mTc 6 6 jam dan 140 3 KeV. Radioisotop 115mIn. mempunyai keunggulan yaitu dalam proses penandaan untuk membuat sediaan radiofarmaka  radioisotop ini tidak menggunakan bahan reduktor  sedangkan bahan radioisotop 99mTc harus menggunakan reduktor larutan Sn. Proses pemurnian 115mIn dari matriks kadmium teriradiasi dilakukan menggunakan sistemkolom kromatografi penukar anion  fraksi kadmium di dalam larutan target teriradiasi dikondisikan untuk membuat kompleks anion   Cdl42-  yang kemudian  diikat dalam kolom resin AG 1X8 (Cl-  37-74 microns). Radioisotop 115mIn yang dibentuk adalah radionuklida anak dari 115Cd  dalam bentuk 115mIn3  kemudian dielusi di dalam kolom penukar anion menggunakan HCl 0 05 M. Hasil percobaan dari dua kali iradiasi kadmium oksida (CdO) alam menunjukkan bahwa diperoleh radioaktivitas 115Cd masing-masing sebesar 5358    mu Ci dan 15 27  mu Ci  efisiensi penyerapan   115Cd ke dalam resin masing-masing sebesar 89 5% dan 99 5%  radioaktivitas 115mIn telah dapat dipisahkan dari matriks kadmium teriradiasi dengan tingkat radioaktivitas masing-masing sebesar 80 62  mu Ci dan 1 46  mu Ci.</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. 115CD&#13;2. 115M IN&#13;3. RESIN PENUKAR ANION, REAKSI INTI</topic>
 </subject>
 <classification>621.48 URA</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-54525</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-07-10 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-07-10 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>