

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-54666">
 <titleInfo>
  <title>Sekolah luar biasa don bosco dalam perjalanan sejarah (1955-2005)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurdiyanto</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bag.serial Patrawidya: seri penerbitan penelitian sejarah dan budaya</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 39-58</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sekolah Luar Biasa Don Bosco adalah salah satu dari dua lembaga pendidikan anak tuna rungu yang ada di Wonosobo. Sekolah yang didirikan setelah proklamasi kemerdekaan itu khusus diperuntukkan bagi siswa laki-laki yang menyandang kelainan pendengaran. Keberadaan lembaga tersebut sebagai wujud karya dan semangat pengabdian dari Tarekat Bruder Karitas.  Lembaga pendidikan yang berada di Wonosobo itu merupakan suatu sekolah oral  dengan kata lain bahwa sistem pengajaran yang dipakai adalah memakai komunikasi oral-aural  berarti lisan bukan isyarat  dan memanfaatkan sisa pendengaran. Hal semacam itu didasari pengertian bahwa kaum tuna rungu sebagai minoritas harus dapat menyesuaikan diri di masyarakat  karena tidak mungkin masyarakat belajar bahasa isyarat untuk menyesuaikan diri dengan kaum tuna rungu.  Adapun penelitian dan penulisannya menggunakan metode sejarah. Langkah-langkah yang dilakukan berdasarkan tahapan dalam penulisan sejarah. Fakta atau data yang didapat dari sumber tertulis maupun sumber lisan telah melalui tahapan dalam metode sejarah.     </note>
 <subject authority="">
  <topic>1. SEKOLAH LUAR BIASA&#13;2. PENDIDIKAN</topic>
 </subject>
 <classification>905.072 PAT</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-54666</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-07-28 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-07-28 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>